Sejarah dan Perayaan Hari Perempuan Internasional, Adakah Hari Pria Internasional?

Hai Milioners, mungkin kamu sudah tahu bahwa hari ini adalah Hari Perempuan Internasional (International Women's Day), entah itu dari televisi, social media atau mendengar teman-temanmu. Tapi sebenarnya, untuk apa diadakannya Hari Perempuan Internasional itu? Kapan terjadinya? Apakah hari tersebut hanya untuk sebuah perayaan atau malah suatu bentuk protes?

Tanpa terasa, ternyata sudah memasuki lebih dari seabad orang di belahan dunia menandakan tanggal 8 Maret sebagai Hari Perempuan Internasional (International Women's Day). Hal apa yang menyebabkan terjadinya peringatan hari tersebut? Untuk lebih jelasnya, mari kita simak bersama.

1. Latar Belakang Hari Perempuan International

Dikutip dari Wikipedia, Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan pada tanggal 28 Februari 1909 di New York dan diselenggarakan oleh Partai Sosialis Amerika Serikat. Sebelumnya pada tahun 1908 telah terjadi benih pergerakan, ketika 15.000 perempuan berbaris di New York City menuntut jam kerja yang lebih pendek, upah yang lebih baik dan hak dalam memilih.

Gagasan untuk membuat Hari International dating dari seorang Wanita bernama Clara Zetkin. Ia menyarankan idenya pada tahun 1910 di Konferensi International tentang pekerja Perempuan di Kopenhagen, Denmark. Ada kurang lebih 100 wanita di sana dari 17 negara dan masing-masing menyetujui sarannya dengan kesepakatan yang bulat.

2. Kapan Hari Perempuan International Ditetapkan?

8 Maret adalah gagasan dari Clara untuk Hari Perempuan Internasional yang sebelumnya belum ada tanggal yang pasti.

Hingga terjadinya demonstrasi pada tanggal 8 Maret 1917 yang dilakukan oleh para perempuan di Petrograd memicu terjadinya Revolusi Rusia. Hari Perempuan Internasional secara resmi dijadikan sebagai hari libur nasional di Soviet Rusia pada tahun 1917, dan dirayakan secara luas di negara sosialis maupun komunis.

Pada tahun 1977, Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai perayaan tahunan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia.

3. Apa Ada Hari Pria Internasional?

Hari Pria Internasional sebenarnya ada dan terjadi tiap tanggal 19 November. Namun hari tersebut tidak berlangsung lama hingga pada tahun 1990-an dan tidak diakui oleh PBB.

Lebih dari 60 negara orang-orang di belahan dunia termasuk Inggris turut merayakan hari tersebut. Tujuan hari ini adalah "untuk memfokuskan perhatian pada kesehatan pria dan anak laki-laki, meningkatkan hubungan gender, mempromosikan kesetaraan gender dan menyoroti model peran laki-laki yang positif". Tema untuk 2018 adalah "Model Peran Laki-Laki Positif".

4. Bagaimana Perayaan Hari Perempuan Internasional Di Belahan Dunia?

Di Rusia, International Women's Day menjadi hari libur nasional. Selain dijadikan libur nasional, penjualan bunga menjadi berlipat ganda sekitar 3 sampai 4 hari mendekati tanggal 8 maupun setelah tanggal tersebut.

Di Cina, seperti yang telah disampaikan oleh Dewan Negara, Hari perempuan Internasional dilakukan pemberian cuti setengah hari kepada pegawai perempuan.

Di Amerika Serikat, bulan Maret menjadi Bulan Sejarah Wanita. Proklamasi presiden yang dikeluarkan setiap tahun menghormati pencapaian wanita Amerika.

Dan di Indonesia sendiri, Hari Perempuan Internasional sendiri tidak terlalu di spesial ditanggapi oleh masyarakat, namun sejumlah instansi dan organisasi masyarakat yang memiliki kaitan terhadap persoalan perempuan tetap berusaha untuk menyampaikan kesetaraan, hak-hak yang menyangkut perlindungan dan keadilan terhadap perempuan.

5. Tema Hari Perempuan Internasional di Tahun Ini

Tema kampanye Hari Perempuan Internasional tahun ini adalah #BalanceforBetter, hashtag tersebut bermaksud mendorong orang di seluruh dunia untuk mengambil tindakan menuju percepatan keseimbangan gender.

Berkaitan dengan tema tahun lalu dengan hashtag #MeToo yang mana lebih menceritakan berbagai penderitaan yang dialami dan masing-masing saling menceritakan kisahnya di media social bahwa banyak perempuan di belahan dunia yang mendapatkan perlakuan sama yang tidak menyenangkan.

Sejalan dengan hal ini, semoga ke depan hak-hak terhadap perempuan memiliki porsi yang sama tanda adanya perbedaan yang tidak seimbang, maka tahun ini peringatan Hari Perempuan Internasional mengangkat tema #BalanceforBetter.

Klik tombol dibawah ini untuk melihat halaman selanjutnya.