Memaknai Hari Santri Nasional di Era Milenial

Tepat 3 tahun lalu, kala itu calon presiden RI Indonesia Insinyur Joko Widodo secara hikmat menyatakan bahwa saat dirinya nanti terpilih menjadi presiden di negeri ini maka yang pertama kali dilakukannya adalah mencanangkan Hari Santri Nasional sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan bagi para Santri dan Santriwati di Indonesia.

Ini sebagai bagian dari masyarakat yang sangat penting peranannya sejak dahulu sebelum Indonesia berdiri hingga saat ini dan ke depannya.

Dan pencanangan itu pun dibuktikan dengan ditetapkannya tiap 22 Oktober dalam Kepres no 22 tahun 2015 sebagai Hari Santri Nasional.

Nah, istilah Santri sendiri identik dengan kehidupan pesantren tempat dimana para santri menuntut ilmu khususnya di bidang agama islam yang kemudian akan melahirkan para pendakwah atau setidaknya para pengajar agama islam.

Baca juga : 9 Jurusan Di UNSIKA Yang Bisa Jadi Pilihan Favorit Kamu, Cek Disini!

Namun, seiring berjalannya waktu istilah santri di zaman sekarang kini tidak hanya kolot sekadar menuntut ilmu agama saja, namun kini erat pula hubungannya dengan para generasi muda yang kreatif serta inovatif.

Dikatakan demikian karena belum lama ini, dari Kementrian Agama mengadakan kompetisi dengan nama “Santri Millennial Competitions 2018” dimana para santri diajak untuk berkompetisi menghasilkan karya-karya video dan desain yang tentu bertajuk islam dan berisi pesan moral kepada masyarakat.

Hal ini tentu menjadi sebuah gambaran di mana para santri zaman sekarang tidak kalah porsinya dalam mencetuskan sebuah ide, menghasilkan sebuah karya yang bisa dinikmati kepada semua lapisan masyarakat, sekaligus menjadi cara dakwah yang unik menyesuaikan zaman saat ini.

Selain itu dengan konsep kekinian yang juga mengedepankan teknologi, kegiatan para santri di ponpes- ponpes yang ada di Indonesia juga banyak dicontoh anak muda yang tertarik untuk lebih mendalami islam secara lebih bersemangat, misalnya kaum hawa dari kalangan milenial semakin berani menunjukkan jati dirinya dengan berhijab, kegiatan sosial media pun banyak berisi konten tentang keagamaan, hal yang sangat positif bukan.

Nah, untuk itu admin mengajak yuk sama- sama kita memaknai Hari Santri nasional ini dengan semangat muda yang terus bergiat, dengan mengisi kehidupan keseharian dengan semangat beribadah, bekerja, bersekolah, kuliah maupun seabrek kegiatan positif yang mendatangkan manfaat, seperti rekan para santri kita yang terus memupuk ilmu mereka untuk kelak digetok tularkan di masyarakat. Sekali lagi Selamat Hari Santri Nasional yah gaesss. Barokallahu.(*KM)

Klik tombol dibawah ini untuk melihat halaman selanjutnya.