Mau Simpan Daging Kurban Tetap Awet Tanpa Mengurangi Rasa? Pakai Cara Ini!

Sesungguhnya selalu ada hikmah pada setiap perintah Allah SWT kepada seluruh umatnya di muka bumi, meski banyak yang memandang berat bagi hamba-hambaNya. Hal serupa tergambar atas kejadian yang dialami oleh Nabi Ibrahim kepada anaknya nabi Ismail.

Perintah Allah SWT kepada nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya sendiri yaitu nabi Ismail menguji keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dan dengan keikhlasan serta keimanan nabi Ibrahim maka anak yang diqurbankannya seketika digantikan oleh seekor hewan kambing dan nabi Ismail pun terselamatkan dari penyembelihan.

Dari pengantar di atas, bahwa keutamaan dari berkurban salah satunya adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan serta sikap patuh, taat dan ikhlas kepada-Nya.

Dalam berkurban, biasanya daging kurban akan dibagikan dan stok daging di rumah biasanya melimpah dari biasanya. Setelah berkurban, kebiasaan warga biasanya ada yang langsung mengolah daging kurban menjadi berbagai masakan, namun ada pula yang menyimpannya untuk dimasak di kemudian hari.

Berbicara soal menyimpan daging kurban, Milioners sebenarnya bisa menyimpan daging kurban yang berlebih dalam waktu yang cukup lama asalkan benar proses penyimpanannya.

 

Berikut adalah cara menyimpan daging kurban agar awet dan tetap dalam kualitas baik :

 

  1. Sebelum Disimpan Daging Boleh Dicuci Boleh Juga Tidak

Perkara boleh dicuci atau tidak, mencuci daging memang bisa mengurangi jumlah kuman dalam daging, namun pencucian yang dilakukan menggunakan air mengandung kuman justru menyebabkan jumlahnya bertambah.

Daging boleh dicuci tapi harus segera dimasak atau disimpan dalam lemari es dengan suhu 0 derajat celcius. Beberapa kuman mungkin tidak mati tapi pertumbuhannya akan terhambat. Seandainya tidak dicuci, harus dipastikan proses pemotongan dan penanganan daging dilakukan dengan bersih.

 

  1. Perhatikan Penyimpanan Daging Pada Lemari Pendingin

Sebelum dimasukkan ke dalam lemari es, ada baiknya potong daging dalam ukuran kecil agar pembekuan lebih merata dan mempermudah saat mengeluarkan sesuai kebutuhan Anda.

Jika ada yang kotor jangan dibersihkan dengan air tetapi potonglah bagian yang kotor dan pisahkan. Pisahkan juga daging segar dengan daging yang sudah diolah. Bungkus potongan-potongan daging tersebut pada plastik kedap air atau wadah plastik yang tertutup agar tidak mengalami dehidrasi. Daging yang dehidrasi akan mengalami perubahan warna menjadi coklat kehitaman.

 

  1. Perhatikan Cara Mencairkan Daging Beku Ketika Akan Dimasak

Ketika akan memasak daging yang dibekukan, ada baiknya pada malam hari daging dicairkan terlebih dahulu sebelum paginya diolah. Sebaiknya, daging yang sudah dikeluarkan dari kulkas harus dimasak sampai habis. Jangan memasukkan kembali sisa daging ke dalam kulkas.

Kualitas masakan dari daging yang dibekukan dapat dipengaruhi dari proses cara mencairkan daging tersebut. Daging yang dimasak masih dalam keadaan dingin dan keras menyebabkan proses kematangan tidak sempurna. Bisa saja pada bagian dalam daging yang belum matang masih tersisa kuman penyebab penyakit.

Mencairkan daging kedalam air atau ruang terbuka juga beresiko tercemar kuman. Didalam air pun zat penting dalam daging akan luruh. Sebelumnya, pastikan apa yang akan anda masak dan tentukan daging dari jenis apa, bagian mana dan jumlah berapa yang akan dimasak.

Itulah, beberapa cara menyimpan daging kurban agar awet dan tidak mengurangi rasa yang ada. Simak terus blog kuismilioner.com. dan dapatkan tips dan trik menarik lainnya yang bisa membantu dikehidupanmu sehari – hari.

Tim Blog KuisMilioner pamit dulu ya, Cao!

 

Klik tombol dibawah ini untuk melihat halaman selanjutnya.