2019 Ganti Gaya Hidup Sehat, Ini Kisah Nyatanya Berat Badan Turun Dalam Seminggu

Hai Milioners tercinta, tampaknya sudah mulai sibuk nih dengan resolusi yang ingin dicapai di tahun 2019 ini, tahun yang konon akan memberikan warna lain bagi kita dan juga bangsa ini, hahhahaa dalem yah.

Oke bicara tentang resolusi,terutama buat yang punya kelebihan berat badan (obesitas) dan sudah terganggu baik secara penampilan apalagi kesehatan pastinya berharap pake banget ada perubahan yang baik terhadap dirinya, terkait  berat badan ini.

Haqul yaqin deh, banyak dari kita berharap dan berusaha untuk bisa menurunkan berat badan yang berlebih yang memang sangat mudah menimpa siapapun, padahal menurutnya makanan dan minuman yang dikonsumsi sudah dijaga, terus olahraga juga tapi kok yah badan ini di timbangan masih saja menakutkan.

Nah bicara tentang masalah berat badan ini ijinkan admint membagikan sebuah pengalaman hidup dari seseorang yang pernah mengalaminya, yang akhirnya memutuskan, menjalani perubahan pola hidup khususnya dalam hal memenuhi asupan makanan sehari-hari.

Penasaran khan, yuk disimak stori berikut, hasil wawancara dengan  orangnya langsung lho.

KM : “Bisa dijelasin langsung nih pengalaman  waktu mengalami perubahan penurunan berat badan drastis yang konon hanya  dalam 1 minggu”

Narsum : “Hai KM, jadi begini awalnya saya khan mengalami banyak ketimpaan penyakit nih, asam lambung akut, ngorok atau istilahnya mendengkur yang keras, gampang masuk angin, gampang pusing, gampang keringat dingin, mimisan berhari hari, dan tergantung sama obat antibiotik, dll, akhirnya  saya menyadari bahwa bertahun-tahun saya mengalami obesitas yg cukup signifikan karena cara makan yang salah, jarang olahraga, kesibukan bekerja dan lain-lain.

Sampai saya menyadari bahwa berat badan saya sudah mencapai pada level mencemaskan. Bahkan pada pertengahan 2016 lalu, setelah sebelumnya berkisar 76-78 kg selama bertahun tahun dengan tinggi yg kurang dari 170 cm.

Banyak hal yang sudah saya lakukan, bahkan di tahun 2011-2012-2013-2014-2015-2016 saya rajin mengkonsumsi mulai dari produk Herbali**, Isage***, diet nasi, semi vegetarian, sport gym yang jelasnya nggak bisa rutin, akupuntur, dsbnya yg ujungnya tidak maksimal menurunkan berat badan.

Hasilnya penyakit seperti yang saya paparkan tadi silih berganti hadir, bahkan mudah sekali kena diare hingga beberapa tahun terakhir. Sampai akhirnya akhir Juli 2017 saya diajak teman saya namanya Ria Hanum untuk mencoba program life style Ketofastosis atau biasa disingkat KF, sebuah program tentang gaya hidup sehat yang menurut saya unik, langka, aneh. Tetapi saya tertarik karena masih bisa makan enak yang saya gemari seperti santan, telur, daging, ikan, dan lain lain yg serba enak dari versi saya.

Saya jalani per-awal september 2017 dengan segala suka dukanya yang ternyata menurut saya fine-fine aja tuh. Adaptasi nggak makan nasi saya bisa sesuaikan hanya dalam seminggu, nggak konsumsi gula adaptasinya hanya dalam 3 hari, tepung-tepungan kayak krupuk, jajan basah (ini yg paling susah hahahhaha) itu semingguan lebih dikit.

Intinya sih komitmen, taat protokol yang sudah ada yaitu low carbo, low sugar, banyak lemak, vco, teh hijau, sedikit sport beban (karena saya belum sempet ngegym) dan dukungan dari mentor yg siap kita ajak diskusi (mentor saya namanya Ria Hanum).”

KM : “Menarik sekali ya, terus hasil yang anda peroleh bagaimana?”

Narsum : “Nah singkat cerita Alhamdulillah, saya cukup berhasil mendapatkan hasil dari life style ketofastosis ini dengan hasil sebagai berikut yah :

1. BB dari 83 kg turun 4 KG dalam waktu semingguan doang, sejak saya mengikutinya.  Dan berlanjut hingga kini berat badan saya terjaga saat ini 60-61 kg, kurang lebih sudah setahun durasinya.

2. Sudah nggak lagi mendengkur saat tidur

3. jarang kesemutan kalau duduk di lantai

4. sangat jarang masuk angin atau meriang

5. Nggak kerokan lagi yg biasanya bs sebulan 2x

6. Rambut terlihat makin tebal

7. wajah makin bersih kata temen2

8. pakaian udah size M bahkan S

9. nggak bunyi kretek lagi kakinya saat bangun dari rukuk ketika sholat

10. nggak gampang terengah-engah ketika lari atau jalan kaki

11. asam lambung sdh aman

12. Dan lain lain

 

Nah,sekarang kita langsung membahas apa itu keto dan bagaimana kita menyikapi dan mempraktekannya, catatan ini banyak yang saya copas dari group ketofastosis di facebook. Mohon dibaca seksama yah, semangat, salam lemak

Metode KF bukan diet, tapi lifestyle seumur hidup. Krn tujuannya adalah sehat tanpa obat dari gangguan metabolisme tubuh. Yg di makan semua bersumber dari hewani.

Kf itu singkatan dari keto-fastosis KF itu pola makan Keto (ketogenic) makanan nya terdiri dr full lemak dan protein Menghindari makanan mengandung karbohidrat dan gula serta turunannya misalnya kue-kue yang terbuat dr karbohidrat Kebanyakan karbohidrat ditemukan dr tumbuhan

karbohidrat akan diubah menjadi 100% glucosa dalam darah. Jadi sangat tidak dianjurkan.

Fastosis itu dari kata Fasting(puasa) Menahan diri dari makanan karbohidrat dan gula dan menahan diri tidak makan lemak dan protein di saat tertentu kita hanya bisa minum air atau minyak vco (virgin coconout oil) atau minyak kelapa asli itu lho. Intinya anda tidak boleh makan nasi, kue tepung.

Tapi makanlah lemak dan protein, nah cara kerjanya pun cukup mengaturnya dengan lebih protokoler dan aktif. Intinya memang kita harus berkomitmen untuk menjalani cara hidup ketofastosis ini. Untuk referensi lebih detail dan juga petunjuk ilmiahnya bisa langsung ke www.ketofastosis.com, percaya deh semua akan indah pada waktunya”

KM : “ Wah,seru sekali yah pengalamannya, dan terima kasih banyak nih mau berbagi informasi luar biasa ini ke kita”. (*)

Klik tombol dibawah ini untuk melihat halaman selanjutnya.